Pro kontra BBM . . . by Senna 09220308

Posted: Januari 6, 2011 in Uncategorized

BlackBerry Messenger

 

BlackBerry Messenger
Pengembang Research In Motion Limited
Versi rilis terbaru 5.0.0.57 / 12 Desember 2009[1]
Sistem operasi BlackBerry OS
Bahasa Multilingual
Jenis Instant Messaging Client
Situs web Blackberry Messenger

BlackBerry Messenger adalah program pengirim pesan instan yang disediakan untuk para pengguna perangkat BlackBerry. Aplikasi ini mengadopsi kemampuan fitur atau aktivitas yang populer di kalangan pengguna perangkat telepon genggam. Contohnya fitur di aplikasi Google Maps atau Yahoo Messenger hingga aktivitas dengan Facebook atau Twitter. Semuanya bisa didapatkan oleh pengguna perangkat BlackBerry pada aplikasi ini. BlackBerry Messenger merupakan salah satu keunggulan dari penggunaan perangkat BlackBerry selain layanan Push Mail. Layanan Messenger ini dibuat khusus bagi pemilik BlackBerry dan dirancang khusus untuk berkomunikasi di antara pengguna. Cara menggunakan BlackBerry Messenger adalah dengan penghubung nomor PIN yang juga eksklusif dimiliki masing-masing perangkat BlackBerry

Perkembangan

BlackBerry Messenger memiliki beberapa versi terdahulu yang disesuaikan dengan tipe masing-masing perangkat, yaitu:

  • OTA OS 4.5, untuk tipe 83xx / 81xx
  • OTA OS 4.6, untuk tipe 9000 Bold
  • OTA OS 4.6.1, untuk tipe 8900 Javelin
  • OTA OS 4.7, untuk ipe 95xx

Research In Motion (RIM) sebagai pemegang lisensi BlackBerry secara resmi meluncurkan BlackBerry Messenger versi terbaru yaitu OTA OS 5.0 untuk tipe 83xx / 81xx, 9000 Bold, 8900 Javelin, 95xx pada tanggal 13 Oktober 2009 di Indonesia.

Fitur

BlackBerry Messenger versi 4.5/4.6/4.6.1/4.7

Aplikasi BlackBerry Messenger versi 4.5/4.6/4.6.1/4.7 mempunyai tampilan yang masih sangat sederhana, yang hanya terdiri dari nama-nama kontak dan status.

Menampilkan kontak dan status

BlackBerry Messenger dapat menampilkan kontak dan status dari masing-masing pengguna. Untuk membuat suatu hubungan antar pengguna perangkat BlackBerry di dalam BlackBerry Messenger, pengguna harus menambah kontak dengan cara memasukkan nomor PIN dari pengguna lain. Selain menggunakan nomor PIN, menambah kontak bisa dilakukan dengan memasukkan alamat surat elektronik masing-masing pengguna. Selain itu,seperti layaknya Facebook atau Twitter, dalam BlackBerry Messenger juga dapat menampilkan status masing-masing pengguna yang akan muncul bersama dengan daftar kontak. Pengguna dapat memperbaharui status kapanpun dan dimanapun, hanya dengan mengetik status yang diinginkan di kolom status.

Berbagi Berkas

Pengguna BlackBerry Messenger juga dapat membagi berkas yang berupa data selain foto dan suara, kontak telepon dan kontak BlackBerry Messenger antar sesama pengguna. Berkas yang dikirimkan melalui aplikasi ini dapat tersampaikan ke pengguna yang dituju secara cepat dan mudah.

Percakapan Grup

Dalam BlackBerry Messenger, pengguna juga dapat membuat percakapan grup. Mereka dapat melakukan percakapan dengan beberapa orang dengan waktu yang bersamaan. Untuk membuat suatu grup percakapan pengguna harus mengundang beberapa kontak untuk ikut dalam percakapan dalam grup ini.

BlackBerry Messenger versi 5.0

Versi terbaru dari BlackBerry Messenger ini tentu saja banyak memiliki kelebihan dibandingkan dengan versi terdahulunya. Aplikasi baru ini juga sudah dapat diunduh langsung di situs resmi BlackBerry

Identitas Kode Batang

Jika sebelumnya menambah kontak BlackBerry Messenger hanya dengan nomor PIN atau alamat surat elektronik saja pengguna , dengan BlackBerry Messenger versi 5.0, kode batang spesial yang ada di layar BlackBerry Messenger di masing-masing pengguna perangkat BlackBerry dapat dipindai secara otomatis dan mengundang kontak baru untuk bergabung dengan daftar kontak BlackBerry Messenger. Contohnya dengan menggunakan kamera pada perangkat BlackBerry. Syaratnya perangkat harus mempunyai kamera untuk memindai kode batang perangkat lain. Kode batang ini juga dapat memudahkan pengguna BlackBerry untuk saling bertukar informasi kontak. Pengguna dapat melihat di Ubah Info Saya dan dapat digunakan untuk menyimpan data pribadi seperti nama, PIN BlackBerry, tautan situs dan yang lainnya.

Avatar

Selain nama, pengguna dapat mengatur gambar tampilan sebagai personal avatar mereka. Avatar sebagai representasi pengguna tentang dirinya sendiri ataupun ego. Avatar dapat secara otomatis terlihat pada kontak BlackBerry Messenger. BlackBerry Messenger versi 5.0 juga mengumpulkan avatar dari semua kontak yang ada dalam kontak BlackBerry pengguna.

Perbaharui Status

BlackBerry Messenger versi 5.0 dapat memungkinkan pengguna dapat memantau perubahan status dari setiap kontaknya. Pengguna bisa meng-klik panel Keadaan Terbaru di atas panel info tampilan Messenger untuk menampilkan daftar kontak yang baru saja memperbaharui status. Notifikasi akan selalu muncul di panel Keadaan Terbaru setiap kontak lain memperbaharui status mereka.

Kontak Cadangan

Jika pada versi BlackBerry Messenger terdahulu, cara menjaga data PIN kontak BlackBerry Messenger adalah dengan menyalin ke Buku Alamat, dengan BlackBerry Messenger versi 5.0, pengguna hanya tinggal meng-klik saja Salin Daftar Kontak di tampilan menu. Pilihan tempat penyimpanan untuk menyimpan data kontak bisa ke memori internal atau memori eksternal.

Pesan Penyiaran

Membagi info ke seluruh atau beberapa kontak tidak perlu dengan cara mengetiknya satu persatu. Klik Pesan Penyiaran pada menu untuk mengirim info yang sama ke beberapa kontak sekaligus. Klik Semua untuk mengirim pesan yang sama ke semua kontak, atau pilih beberapa kontak saja dengan memilih nama-nama kontak tertentu dari daftar kontak.

Membagi Lokasi

Jika ingin membagi lokasi dari posisi berada atau ingin membagi lokasi sebuah tempat, klik Kirim Lokasi pada menu. Pilihan untuk mengirimkan lokasi bisa langsung dari lokasi berada dengan memanfaatkan fitur GPS, atau dari data lokasi yang telah disimpan sebelumnya di Peta BlackBerry. Permintaan lokasi kontak bisa juga dilakukan atau mengatur notifikasi kedekatan dengan kontak lain.

Fungsi Grup Baru

Pada BlackBerry Messenger versi sebelumnya, fasilitas untuk melakukan percakapan secara berkelompok memang sudah ada. Hanya saja pada BlackBerry Messenger versi 5.0, fasilitas percakapan secara berkelompok ini bisa disertai dengan subyek obrolan. Jadi kontak yang baru diundang ketika percakapan sudah berlangsung tidak akan bingung untuk mengikuti topik percakapan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna membuat atau bergabung dengan grup seseorang untuk tetap terhubung dan berbagi pengalaman secara waktu yang asli. Pengguna juga dapat melakukan percakapan maya dan berbagi pembaharuan lokasi, alamat, kalender, foto, daftar dan banyak lagi. Satu grup dapat menampung sebanyak 30 anggota.

Transfer Berkas Berukuran Besar

Dengan BlackBerry Messenger versi 5.0, pengguna dapat berbagi berkas foto, suara, kontak telepon dan kontak BlackBerry Messenger berukuran besar sampai dengan ukuran 6MB. BlackBerry Messenger versi 5.0 ini juga mendukung pengiriman berkas video. Pengiriman berkas melalui BlackBerry Messenger versi 5.0 ini memungkinkan pengguna untuk mengirimkan berkas secara mudah dan cepat.

Lambang Tampilan Awal

Ada kalanya pengguna terlibat dalam percakapan seru dengan salah satu kontak, tetapi disaat yang bersamaan harus mengecek aktivitas lain di perangkat. Jelas agak merepotkan jika harus buka tutup layar BlackBerry Messenger. Pada BlackBerry Messenger versi 5.0 terdapat fasilitas untuk menempatkan kontak di layar tampilan awal. Jadi untuk membuka layar percakapan cukup mengakses dari lambang kontak yang ditempatkan pada tampilan awal.

Cara Memasang

Seiring dengan perkembangan versi BlackBerry Messenger, pengguna dapat memperbaharui aplikasi BlackBerry Messenger terdahulu dengan versi terbaru di masing-masing perangkat BlackBerry. Berikut adalah cara memasang aplikasi BlackBerry Messenger versi terbaru yaitu BlackBerry Messenger versi 5.0

 

2) Reaksi dari masyarakat ketika produk ini dipasarkan adalah

Perangkat Blackberry Jadi Raja di Indonesia”

Sudah bukan rahasia lagi kalau Blackberry jadi ponsel cerdas yang paling populer di Indonesia saat ini. Bahkan situs berita internasional CNN, menjuluki Blackberry sebagai “King in Indonesia”.

Jika di Amerika Serikat pertarungan antar ponsel cerdas terjadi melalui iPhone dan Blackberry, bisa dikatakan di Indonesia hanya handset besutan RIM saja yang melenggang sendiri. Buktinya, salah satu penjual mengungkapkan kalau satu hari bisa menjual lima sampai enam Blackberry, bandingkan dengan iPhone yang paling laku hanya satu unit saja.

“Blackberry merupakan ponsel yang jauh lebih trendy dan fashionable ketimbang iPhone. Sangat jarang orang yang menanyakan iPhone,” jelas salah satu penjual kepada CNN.

Lalu apa yang membuat Blackberry bisa sangat laku keras? Salah satu diantaranya adalah, timpangnya harga antara Blackberry dengan iPhone.

Blackberry dijual dengan harga rata-rata USD500, bandingkan dengan iPhone yang dibanderol seharga USD900. Padahal jika dikurangi pajak, Blackberry masih bisa murah hingga menyentuh USD300.

Ini pula yang membuat handset asal Kanada itu begitu laku keras, jika di negara lain Blackberry ditujukan untuk segmen pebisnis, maka tidak dengan Blackberry di Indonesia. Segmen menengah yang bukan pebisnis pun ikut mendongkrak penjualan di tanah air.

Fitur push email (email gegas) juga menjadi faktor meningkatnya Blackberry, selain kegemaran para pengguna BB yang sedang sangat kecanduan situs jejaring sosial.

REAKSI MASYARAKAT INDONESIA..

“Teman-temanku banyak yang memiliki Blackberry, karena fitur email gegasnya yang sangat canggih,” ujar salah satu pelajar.

Selain itu, model papan ketik qwerty yang dimiliki Blackberry jauh lebih disukai ketimbang teknologi full layar sentuh yang dipunyai iPhone. “Ponsel dengan layar sentuh rasanya kurang bagus,” tegas si pelajar itu.

Survei dari ROA grup menyebutkan setengah dari penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta akan mempunyai ponsel. Tetapi, Blackberry diprediksi tidak akan selalu bertahan di posisi atas.

Source: info seputar BB « Blackberry IndonesiA

3) ANALISIS PERUBAHAN YANG TERJADI DI MASYARAKAT

– SOSIAL

Kemajuan perkembangan teknologi, khususnya telekomunikasi, informasi dan multimedia pada akhirnya sangat berpengaruh dalam merubah tatanan organisasi dan hubungan sosial kemasyarakatan. Hal ini dikarenakan sifat fleksibilitas dan kemampuan telematika untuk masuk ke aspek-aspek kehidupan manusia.

Identifikasi Parker (1973) dalam Nasution (1989) memperhatikan beberapa dampak tenologi komunikasi, antara lain adalah:

  1. Terjadinya monopoli dalam pengelolaan, penyediaan, dan pemanfaatan informasi.
  2. Tidak meratanya distribusi informasi (information gabs).
  3. Kurangnya isi pesan yang bersifat edukatif.
  4. Terjadinya polusinya informasi (information overload).
  5. Terjadinya infasi terhadap privacy.
  6. Timbulnya permasalahan yang berkaitan dengan dengan hak cipta.
  7. Berikut tabel pembagian tipologi dampak:
Desirable Impact

Dampak ini lebih mengarahkan pada berfungsinya sebuah inovasi oleh individu atau sistem sosial.

Undesirable Impact

Dampak ini mengarahkan pada ketidak-berfungsiannya sebuah inovasi oleh masyarakat atau sistem sosial.

Direct Impact

Individu atau sistem sosial merespons dengan segera atau cepat terhadap inovasi.

Indirect Impact

Terjadi perubahan pada individu atau sistem sosial setelah terjadi direct impact.

Anticipate Impact

Perubahanang terjadi dapat diantisipasi karena inovasi telah diketahui/dikenal sebelumnya oleh anggota sistem sosial.

Unticipate Impact

Perubahan yang terjadi tidak dapat diantisipasi karena inovasi belum deketahui/dikenal sebelumnya oleh anggota sistem sosial.

  1. Sumber: Rogers (1986)
  2. Noegroho, Agoeng, 2010. Teknologi Komunikasi, Yogyakarta: GRAHA ILMU

 

Efek CMC

  • Perilaku Antisosial (Antisocial Behavior);
  • Kecemasan berlebih terhadap komputer (computer anxiety) , Hal ini biasa disebut sebagai cyberphobia atau computerphobia, yakni rasa takut, cemas, khawatir pada saat menggunakan komputer. Biasanya ditunjukkan dengan gejala-gejala mual, pusing, dan keringat dingin pada saat menggunakan komputer. Si pengguna biasanya merasa takut untuk menggunakan komputer atau alat-alat canggih lain karena takut salah menekan tombol, takut terjadi hal-hal yang tidak dinginkan jika salah mengoperasikan suatu alat, dsb.
  • Ketagihan (addicted);
  • Munculnya berbagai kasus pelanggaran hak cipta;
  • Munculnya Gen-C, yaitu generasi baru melek teknologi yang sangat peka akan konektivitas, konvergensi, konten kreatif, kolaborasi, dan kontekstual. Nasib bangsa ini ke depan bergantung kepada mereka ini.

– PERUBAHAN DARI SEGI BUDAYA

Hubungan perkembangan teknologi komunikasi dengan kebudayaan bisa dilihat dari 3 (tiga) sudut pandang:

  • Teknologi Komunikasi sebagai faktor yang determinan dalam masyarakat,ia bisa menciptakan perubahan sosial dan mengubah kehidupan masyarakat. Misalnya menjadi lebih egaliter.
  • Teknologi Komunikasi sebagai industrialisasi, ia diciptakan secara massal dalam jumlah yang banyak.
  • Teknologi Komunikasi sebagai alat yang baru, ia mendorong manusia untuk terus berinovasi menciptakan “kemudahan-kemudahan” dalam menjalin komunikasi.

Menurut Rogers, pesan yang dibawa teknologi komunikasi mendidik pemakainya untuk:

Melakukan demasifikasi:

-) Demassified atau demasifikasi adalah sebuah perubahan dari penggunaan secara massal (massification) teknologi komunikasi menjadi penggunaan secara individual.

-) Menyesuaikan diri

-) meningkatkan interaksi

Selain itu, juga terdapat konsekuensi kultural teknologi komunikasi yang menonjol, yaitu:

(1) Perubahan Sistem Nilai dan Norma;

(2) Penyerahan Sebagian Otoritas Diri pada Teknologi Komunikasi.

 

DETERMINISME TEKNOLOGIS

Inti dari teori McLuhan adalah determinisme teklologi. Maksudnya adalah penemuan atau perkembangan teknologi komunikasi itulah yang sebenarnya yang mengubah kebudayaan manusia. Jika Karl Marx berasumsi bahwa sejarah ditentukan oleh kekuatan produksi, maka menurut McLuhan eksistensi manusia ditentukan oleh perubahan mode komunikasi. (http://yearrypanji.wordpress.com/2008/06/03/determinisme-teknologi-marshall-mcluhan/)

Em Griffin (2003) mengatakan, “Nothing remains untouched by communication technology”. Benarkah?

McLuhan berpikir bahwa budaya kita dibentuk oleh bagaimana cara kita berkomunikasi. Paling tidak, ada beberapa tahapan yang layak disimak. Pertama, penemuan dalam teknologi komunikasi menyebabkan perubahan budaya. Kedua, perubahan di dalam jenis-jenis komunikasi akhirnya membentuk kehidupan manusia. Ketiga, sebagaimana yang dikatakan McLuhan bahwa “Kita membentuk peralatan untuk berkomunikasi, dan akhirnya peralatan untuk berkomunikasi yang kita gunakan itu akhirnya membentuk atau mempengaruhi kehidupan kita sendiri”.

Dilema yang kemudian muncul seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi komunikasi adalah bahwa manusia semakin didominasi oleh teknologi komunikasi yang diciptakannya sendiri. Teknologi komunikasi bukannya dikontrol oleh manusia namun justru kebalikannya, kita yang dikontrol oleh mereka.

 

-) DALAM SEKTOR EKONOMI

Dari segi ekonomi pengaruh adanya blackberry mungkin dapat dirasakan pada masyarakat Indonesia yang berekonomi cukup bahkan kelompok masyarakat yang tergolong masyarakat informatif.

Jika di Amerika Serikat pertarungan antar ponsel cerdas terjadi melalui iPhone dan Blackberry, bisa dikatakan di Indonesia hanya handset besutan RIM saja yang melenggang sendiri. Buktinya, salah satu penjual mengungkapkan kalau satu hari bisa menjual lima sampai enam Blackberry, bandingkan dengan iPhone yang paling laku hanya satu unit saja.

“Blackberry merupakan ponsel yang jauh lebih trendy dan fashionable ketimbang iPhone. Sangat jarang orang yang menanyakan iPhone,” jelas salah satu penjual kepada CNN.

Lalu apa yang membuat Blackberry bisa sangat laku keras? Salah satu diantaranya adalah, timpangnya harga antara Blackberry dengan iPhone.

Blackberry dijual dengan harga rata-rata USD500, bandingkan dengan iPhone yang dibanderol seharga USD900. Padahal jika dikurangi pajak, Blackberry masih bisa murah hingga menyentuh USD300.

Ini pula yang membuat handset asal Kanada itu begitu laku keras, jika di negara lain Blackberry ditujukan untuk segmen pebisnis, maka tidak dengan Blackberry di Indonesia. Segmen menengah yang bukan pebisnis pun ikut mendongkrak penjualan di tanah air.

Fitur push email (email gegas) juga menjadi faktor meningkatnya Blackberry, selain kegemaran para pengguna BB yang sedang sangat kecanduan situs jejaring sosial.

 

4) Peran Pemerintah dalam proses Difusi Inovasi teknologi

Munculnya Teori Difusi Inovasi dimulai pada awal abad ke-20, tepatnya tahun 1903, ketika seorang sosiolog Perancis, Gabriel Tarde, memperkenalkan Kurva Difusi berbentuk S (S-shaped Diffusion Curve). Kurva ini pada dasarnya menggambarkan bagaimana suatu inovasi diadopsi seseorang atau sekolompok orang dilihat dari dimensi waktu. Pada kurva ini ada dua sumbu dimana sumbu yang satu menggambarkan tingkat adopsi dan sumbu yang lainnya menggambarkan dimensi waktu

Teori Difusi Inovasi pada dasarnya menjelaskan proses bagaimana suatu inovasi disampaikan (dikomunikasikan) melalui saluran-saluran tertentu sepanjang waktu kepada sekelompok anggota dari sistem sosial.

Sesuai dengan pemikiran Rogers, dalam proses difusi inovasi terdapat 4 (empat) elemen pokok, yaitu:

(1)      Inovasi; gagasan, tindakan, atau barang yang dianggap baru oleh seseorang. Dalam hal ini, kebaruan inovasi diukur secara subjektif menurut pandangan individu yang menerimanya. Jika suatu ide dianggap baru oleh seseorang maka ia adalah inovasi untuk orang itu. Konsep ’baru’ dalam ide yang inovatif tidak harus baru sama sekali.

Karakter dari suatu inovasi, yang dirasa oleh anggota sistem sosial, menentukan tingkat adopsinya. Lima sifat dari inovasi tersebut adalah: (1) relatifitas keuntungan, (2) kesesuaian,(3) kerumitan, (4) reliabilitas, dan (5) kebisaan diamati.

(2)      Saluran komunikasi; ’alat’ untuk menyampaikan pesan-pesan inovasi dari sumber kepada penerima. Dalam memilih saluran komunikasi, sumber paling tidakperlu memperhatikan (a) tujuan diadakannya komunikasi dan (b) karakteristik penerima. Jika komunikasi dimaksudkan untuk memperkenalkan suatu inovasi kepada khalayak yang banyak dan tersebar luas, maka saluran komunikasi yang lebih tepat, cepat dan efisien, adalah media massa. Tetapi jika komunikasi dimaksudkan untuk mengubah sikap atau perilaku penerima secara personal, maka saluran komunikasi yang paling tepat adalah saluran interpersonal.

 

(3)      Jangka waktu; proses keputusan inovasi, dari mulai seseorang mengetahui sampai memutuskan untuk menerima atau menolaknya, dan pengukuhan terhadap keputusan itu sangat berkaitan dengan dimensi waktu. Paling tidak dimensi waktu terlihat dalam (a) proses pengambilan keputusan inovasi, (b) keinovatifan seseorang: relatif lebih awal atau lebih lambat dalammenerima inovasi, dan (c) kecepatan pengadopsian inovasi dalam sistem sosial.

 

(4)      Sistem sosial; kumpulan unit yang berbeda secara fungsional dan terikat dalam kerjasama untuk memecahkan masalah dalam rangka mencapai tujuan bersama

 

Implementasi sendiri secara harfiah berarti penerapan. Dalam prakteknya penerapan teknologi komunikasi harus didahului oleh penguasaan  ketrampilan mengoperasikan teknologi komunikasi tersebut. Karena tanpa penguasaan ketrampilan teknis, teknologi komunikasi tidak mungkin diterapkan oleh seseorang. Hal ini mengisayaratkan tekk kom sebuah inovasi.

 

Lazimnya sebuah inovasi tidak begitu saja diadopsi/diterima oleh masyarakat. Skeptisisme merupakan penghalang proses adopsi inovasi bagi masyarakat

 

Teknologi komunikasi merupakan sistem teknologis dan untuk memakainya manusia perlu mengaturnya sesuai dengan nilai-nilai yang diisyaratkan olek teknologi komunikasi  itu sendiri. Nilai-nilai itu bisa berbenturan dengan nilai-nilai yang telah lama dikenal atau dianut dalam kelompok masyarakat. Hal inilah yang menyebabkan penerapan teknologi komunikasi sering melahirkan masalah dalam kehidupan sosial masyarakat.

 

KATEGORI ADAPTER

 

Anggota sistem sosial dapat dibagi ke dalam kelompok-kelompok adopter (penerima inovasi) sesuai dengan tingkat keinovatifannya (kecepatan dalam menerima inovasi). Salah satu pengelompokan yang bisa dijadikan rujukan adalah pengelompokan berdasarkan kurva adopsi, yang telah duji oleh Rogers (1961).   Gambaran tentang pengelompokan adopter dapat dilihat sebagai berikut:

 

Innovators: Sekitar 2,5% individu yang pertama kali mengadopsi inovasi. Cirinya: petualang, berani mengambil resiko, mobile, cerdas, kemampuan ekonomi tinggi. Hubungan  sosial mereka cenderung lebih erat dibanding kelompok sosial lainnya. Orang-orang seperti ini lebih dapat membentuk komunikasi yang baik meskipun

 

Early Adopters (Perintis/Pelopor): 13,5% yang menjadi para perintis dalam penerimaan inovasi. Cirinya: para teladan (pemuka pendapat), orang yang dihormati, akses di dalam tinggi. Kelompok ini lebih lokal dibanding kelompok innovator

Early Majority (Pengikut Dini): 34% yang menjadi para pengikut awal. Cirinya: penuh pertimbangan, interaksi internal tinggi. Kategori pengadopsi seperti ini merupakan mereka yang tidak mau menjadi kelompok pertama yang mengadopsi sebuah inovasi

Late Majority (Pengikut Akhir): 34% yang menjadi pengikut akhir dalam penerimaan inovasi. Cirinya: skeptis, menerima karena pertimbangan ekonomi atau tekanan social, terlalu hati-hati. Kelompok ini lebih berhati-hati mengenai fungsi sebuah inovasi.

Laggards (Kelompok Kolot/Tradisional): 16% terakhir adalah kaum kolot/tradisional. Cirinya: tradisional, terisolasi, wawasan terbatas, bukan opinion leaders, sumberdaya terbatas. Kelompok ini merupakan orang yang terakhir melakukan adopsi inovasi.

Selain hal-hal di atas peran pemerintah sendiri bisa sebagai REGULATOR,dalam hal ini pemerintah mengatur batasan-batasan pegadopsian teknologi komunikasi tersebut.

Rencana berbagai negara di Timur Tengah dan Asia memblokir layanan BlackBerry kian hari kian meluas. Uni Emirat Arab (UEA) pertama kali mengumumkan penutupan layanan ini mulai Oktober mendatang, kemudian menyusul Arab Saudi yang mengumumkan untuk memblokir layanan BlackBerry Messenger Jumat ini.

Kemudian isu ini terus bergulir ke negara-negara lainnya seperti India, Indonesia, Bahrain, Libanon dan Aljazair. Namun tak begitu banyak yang mengetahui cerita yang melatari awal rencana pemblokiran ini.

Pemerintah Indonesia pertama kali berusaha menjerat para pengguna BlackBerry dengan mengirimkan pesan SMS yang berbahaya di jaringan BlackBerry. Tahun lalu, operator penyedia ponsel di Indonesia mengirim pesan ke banyak pelanggan. Teks pesan yang menjanjikan peningkatan layanan, namun ternyata mengarahkan pelanggan untuk mengunduh software mata-mata alias spyware.

Namun, software itu ketahuan. Sehari setelah kejadian itu, RIM langsung mengeluarkan program tambalan yang bisa menghapus software mata-mata tadi. Upaya pemerintah Indonesia untuk memonitor para pengguna BlackBerry di Indonesia, langsung kandas.

Akhirnya, pemerintah Indonesia meminta RIM untuk menyediakan server lokal dan memberikan kendali yang lebih luas agar mereka bisa mengakses informasi-informasi, yang dienkripsi di jaringannya. Langkah itu meniru Negara UEA.

Selama ini, trafik layanan ponsel BlackBerry di seluruh dunia memang langsung ditarik ke server RIM di Kanada atau Inggris. Pemerintah-pemerintah di negara yang mengijinkan layanan BlackBerry, tak bisa menyadap jaringan ini karena mereka tak memiliki server pengontrol di masing-masing negara.

Namun, menurut RIM, informasi yang ditransmisikan melalui layanan BlackBerry memang dienkripsi sedemikian rupa sehingga RIM sendiri tak mampu mendekrip (memecahkan kode enkripsi) dan membacanya.

Tak heran bila kemudian layanan BlackBerry menjadi pilihan komunikasi bagi banyak lembaga pemerintahan di seluruh dunia, termasuk Federal Bureau of Investigation (FBI) di AS.

Selain itu, pemerintah AS juga merupakan salah satu pihak pengguna BlackBerry terbesar. Pada 2005 saja, pemerintah AS menggunakan 100 ribu perangkat BlackBerry untuk staf-stafnya. Tak hanya itu, BlackBerry juga menjadi andalan bagi para wartawan dan para aktivis hak asasi manusia di berbagai negara.

Tapi, benarkah konsumen benar-benar dapat mengandalkan keamanan data pribadi mereka di layanan BlackBerry. Ternyata, tidak juga. Menurut laporan AlJazeera, RIM membolehkan beberapa negara untuk bisa melihat trafik informasi yang mengalir di layanan itu. Beda kasus dengan negara-negara Arab yang siap memboikot RIM. Sepertinya negara-negara kecil seperti UEA tak akan diberikan kemampuan untuk melakukan hal yang sama.

Oleh karenanya, pemerintah Indonesia juga menuduh RIM tidak adil, karena menganggap RIM tidak memberikan hak penyadapan kepada negaranya, sebagaimana RIM memberikannya kepada pemerintah AS.

Di lain pihak, kepada Reuters, Mark Rasch, bekas Kepala Unit Kejahatan Komputer di Departemen Kehakiman AS, mengatakan bahwa pemerintah AS memang mampu menyadap informasi yang berseliweran di BlackBerry karena pemerintah AS memang memiliki teknologi yang memungkinkan hal itu. Kemampuan untuk menyadap berbagai alat komunikasi adalah bagian dari kegiatan pengawasan dan intelijen serta penegakkan hukum di seluruh dunia.

Oleh karenanya, pelanggan BlackBerry tak bisa lagi menganggap bahwa layanan ini 100 persen aman. Tapi, apakah mayoritas pelanggan BlackBerry begitu peduli tentang masalah penyadapan? Boleh jadi mereka tak beda dengan para pelanggan BlackBerry di UEA dan juga Indonesia.Para pelanggan BlackBerry di sana tak begitu ambil pusing dengan masalah penyadapan.

Mereka lebih khawatir kalau layanan BlackBerry mereka diblokir, bagaimana nantinya mereka bisa mengirim email, mengirim pesan instan ke orang-orang yang mereka kenal, atau bagaimana mereka bisa terus terhubung dengan rekan-rekan mereka.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s